Warmest regards

Showing posts with label Pas Masih Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Pas Masih Sekolah. Show all posts

March 22, 2025

Pekan SNBP yang Membawa Nostalgia

Perpus UI dan Danau Kenanga

Bagi yang belum tahu, mungkin algoritma media sosialnya sudah tidak membawa konten ini, minggu lalu menjadi minggu yang mendebarkan untuk anak-anak SMA. Minggu lalu adalah masa pengumuman SNBP--dulu namanya 'undangan' atau 'SNMPTN'--yaitu ujian masuk perguruan tinggi menggunakan nilai rapor, tanpa tes. Bagi anak-anak yang lolos di SNBP, mereka sudah dijamin akan mendapatkan kursi di perguruan tinggi sesuai dengan pilihan mereka. Sementara, untuk yang belum lolos harus berjuang kembali melalui ujian tulis bersama, atau ujian mandiri tiap universitas.

January 30, 2015

Plesir Dadakan ke Parangtritis

Beberapa hari yang lalu, aku dapat pertanyaan seperti ini di ask.fm, dan jawabanku:


Kenapa aku jawab demikian? Karena memang demikian :")
Social68 itu anak-anak IPS angkatanku di SMA3 yang juga teman sekelasku yang jumlahnya cuma 16 orang termasuk aku. Yang hanya 16 orang ini saja syusahnyaaa menyamakan jadwal agar bisa hang out bareng. Hari ini cuma 4 orang bisa, besok malah 3 orang, besoknya entah berapa.
Dan wacana main kami semakin terwacanakan....

Akhirnya disepakati kemarin Rabu, 28 Januari 2015 kami ketemu--yaa walau akhirnya hanya 6 orang yang datang. Kami berkumpul di rumah Granny. Bukan, bukan Granny: Nenek ya, Granny di sini maksudnya Kamel. Di sana kami ngobrol-ngobrol, ngemil, makan, yaa mbathang-mbathang cantique lah.
Bosan juga lama-lama, akhirnya keenam dari kami memutuskan untuk berdebat. Iya, berdebat. Berdebat mengenai destinasi selanjutnya. Dari mulai Mall Galeria, atau restoran Aceh Bungong Jeumpa, restoran Raminten, sampai karaoke Happy Puppy. Setelah sekitar 15 menit, akhirnya tujuan kami adalah kedai milkshake EsCool di bilangan Wirobrajan. Haangganyambungkan.

Kami menaiki jeep milik Kamel ke sana. Di sana, kami berenam yang terdiri dari Acha, Kamel, Linda, Nafit, Upik, dan Fakhri--satu-satunya pria di sini haha--hanya membeli minum dan mengobrol lagi. Setelah sekitar 1,5 jam di sana, kebosanan kembali melanda kami, ditambah angin sepoi-sepoi yang mulai bikin ngantuk.
Perdebatan dimulai lagi. Berbagai pilihan dari rumah Amer, rumah Kamel(lagi), pemancingan(wakaka), dan berbagai rumah makan lainnya. Tiba-tiba Linda nyeletuk, "pantai aja yo!"
Sedetik kami berenam saling pandang. Ide yang sangat random dan ngasal pikirku, tapi..... why not?? Haha. Kami berenam pun langsung kompak mengiyakan, toh pantai tidak terlalu jauh dari tempat kami. Akhirnya meluncurlah kami!

Pantai, Here We Come!
Kami mulai berangkat sekitar pukul 16.30. Berbekal optimisme 'dapet sunset', kami semangat menuju ke sana. Kami memutuskan untuk ke pantai Parangtritis saja--keputusan dibuat 100meter sebelum gerbang masuk pantai.
Singkat cerita, sampailah kami di Parangtritis sekitar pukul 17.20. Setelah sekian lama aku pengen ke pantai, akhirnya kesampaian juga! Beruntungnya kami, cuaca cukup cerah walau matahari tertutup awan. Namun justru pemandangan yang disuguhkan Yang Maha Pencipta pada kami sangat oke. Well, pictures will tell you more :P

Ini nih pemandangannya.


masih lumayan terang~

sudah cocok jadi opening drama korea belum?
Masing-masing dari kami juga secara sok-sokan pengen foto silhoutte~

Acha
Upik
Kamel 'Granny'

Fakhri
Lindot
Foto terakhir yang kami ambil. Itu Nafit.
Beruntungnya dia dapat pencahayaan alami yang super.
Dan qoute of the plesir kali ini adalah,
"Bukan kemananya, Ce. Tapi sama siapanya."---Kamilia Arnanda, 20thn, Single. 

photo credit: Nadia Fitriana 

May 30, 2013

SNMPTN - Ini Campur Tangan Allah SWT

Setelah ‘digantung’ lebih dari dua bulan, akhirnya siswa-siswi kelas XII seluruh Indonesia kemarin mendapat putusan. Putusan apakah itu…? Yak! Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)...

SNMPTN yang pada tahun sebelumnya hanya didapatkan oleh segelintir murid beruntung, kini didapatkan oleh seluruh siswa kelas XII takterkecuali. Ora deng, kecuali yang lagi pertukaran pelajar ke luar negeri~~ Nah, aku dan seluruh kelas XII Padmanaba pun dapat kesempatan ikut SNMPTN ini.

Setelah proses yang ribet bin rempong, mengurus banyak hal dari mulai menyiapkan data nilai hingga paras apik—untuk foto 3x4-pun kami lakukan, dengan bantuan para guru dan staf SMA N 3 Yogyakarta tentunya. Akhirnya semua persiapan pendaftaran siap, terdaftarlah kami jadi peserta SNMPTN. Kami bersaing melawan +700.000 pendaftar lain dari seluruh Indonesia.

Hanya satu harapan kami: lolos. Karena betapa senangnya kalau kami bisa lolos. Kami punya lebih banyak waktu mbathangluang, hati kami bisa lebih santai, dan yang paling pasti, kami tidak akan perlu mengikuti SBMPTN

Awalnya, ada isu beredar bahwa pengumuman SNMPTN akan diupload tanggal 28 Mei 2013. Tetapi sejak pertengahan Mei, banyak pihak yang bilang bahwa pengumuman dimajukan menjadi tanggal 27. Yes! Lebih cepat lebih baik! Karena, itu berarti kami tidak akan lebih lama lagi ‘digantung’…

~~~

Tanggal 27 Mei 2013 pun tiba. Pengumuman SNMPTN dapat diakses di snmptnDOTacDOTid mulai pukul 16.00 WIB. Kau tahu seperti apa timeline twitter sejak pagi?...
…Ya Allah beri keputusan terbaik :)
…Kalau belum lolos ya gapapa deh, harus siap apapun keputusannya 
…Aku percaya keajaiban itu ada. Bismillaah lolos!
…Jam empat lama banget yaaa :S
…TweetRAMALAN: CANCER: keuangan…..*oke ini ngaco*
Pokoknya hampir semua anak kelas XII ngetwit tentang SNMPTN. Kampr333t, tadinya aku mencoba nggak nervous, aku mencoba biasa aja, TAPI NGGAK BISA gara-gara ini. Yaudah, dari pada galau lihat twitter, aku cari kerjaan apapun itu. Nyetrika baju, jemur cucian, apapun agar segera pukul 16.00.

Intensitas kegalauan twitter berbanding lurus dengan makin dekatnya dengan pukul 16.00. Huh hah huh hah!!!!!! *biasa wae Cha, wes dudu tanggal 27* …. Karena di rumah lagi nggak ada internet, akhirnya aku harus nunggu pukul 20.00 untuk tahu hasilnya karena kakakku baru pulang pukul segitu, dan aku cuma bisa internetan pakai wifi dari HP kakakku itu… #kusut

Aku lihat jam di HP, pukul 16.05, akhirnya aku coba buka twitter. Tahukah kalian apa yang aku baca di timeline?...
Alhamdulillaah ya Allah, alhamdulillaah :’)
Puji Tuhan, terimakasih ya Tuhan :’)
Alhamdulillaah *insert universitas beserta fakultas* *twitpic capture-an hasilnya*
HUWAAAA aku semakin nggak sabar!!! Di satu sisi aku pengen segera lihat hasilnya, tapi di sisi lain aku minder, takut kalau hasilku nggak seperti timelineku...
Akhirnya, rasa takutku kalah sama rasa penasaranku. Aku langsung beli voucher wifi kampungku. Iya, kampungku itu ada wifinya, tapi harus beli voucher dulu, keren kan?... Oke back to the topic. Setelah beli voucher seharga Rp5.000,00 untuk 2 jam internetan, aku langsung buka itu snmptnDOTacDOTid… Aku input 10 digit nomor pendaftaran dan tanggal lahir… Dan hasilnya keluar…

Makara Jingga - FISIP, Univ. Indonesia

Puji syukur banget. Alhamdulillaah. Ini kalau murni hasil seleksi pasti aku nggak lolos, ini pasti campur tangan Allah juga. Yakin.
Terima kasih Acha ucapkan untuk semua yang udah dukung, udah sms buat Acha *salah topik*, pokoknya semua yang udah mendoakan, men-support, terima kasih banyak!

Sayangnya ada beberapa teman yang belum beruntung. Mereka harus ketemu sama SBMPTN. Mereka dikasih kesempatan Allah untuk menunjukkan taring mereka. Oke teman-teman, aku yakin kalian bisa. Minta pertolongan Allah jangan lupa, minta doa restu orang tua jangan lupa, belajar juga jangan lupa. Kalian pasti bisa! Ganbatte! *iklan teh*

Pokoknya, satu yang pasti, keputusan Allah adalah yang terbaik kalau kita semua bisa mengambil hikmah. Apa pun yang akan kalian lakukan/hadapi, niatkan untuk ibadah, maka insyaAllah, semua terasa lebih ringan. Hehe.

Selamat untuk yang sudah lolos, bersyukurlah :]
Semangat untuk yang SBMPTN, berjuanglah :]

February 12, 2013

Semangat, Kelas Dua belas!

Hmm
Inilah kehidupan kelas XII:
sekolah, garap tugas, belajar
Itu yang konvensional ya, kalau aku:
sekolah, boci, main, garap tugas, belajar kalau lagi mood~~~
Tapi alhamdulillah udah ada kata 'belajar' di keseharianku. Ya karena sadar aku udah kelas XII.
Aku gak bisa mundur, cuma bisa berhenti atau terus maju.
Masa iya aku milih berhenti? Enggak mau, lah!
Lalu aku jalan dan terus berjalan.
Aku udah menetapkan tujuan-tujuanku. Jangka pendek maupun panjang. Dari yang terdengar mudah hingga yang disebelahmatakan. Sebuah quote berkata,
"If your dreams don't scare you, they aren't BIG enough."

Tapi sebenernya aku masih selo, sih. Sangat selo malah. Aku masih bisa main, bahkan malmingan #ngek
Untuk ukuran kelas XII, tingkat ke-selo-anku mungkin 9/10.

Secara keseluruhan, kelas XII itu berat. Mau ngerem dikit, saingan lain justru semakin ngegas. Aku udah cukup tertinggal, jangan semakin tertinggal lagi.

Yasudah lah....
Ada sebuah quote lagi yang tadi aku baca:
"Ingin meraih sesuatu yang istimewa? Minta kepada Yang Maha Istimewa, dengan ibadah yang istimewa, di waktu yang istimewa pula."
Shalat tahajjud maksudnya...
Ayo perbanyak tahajjud, teman-teman. Biar dapet yang istimewa pada akhir perjuangan ini.
Ini untuk kalian, untuk kita, para calon lulusan SMA tahun 2013.
SEMANGAT!

December 13, 2012

Padmanaba 68 Goes to Ketep

Minggu, 9 Desember 2012, adalah harinya Padmanaba 68. "68 Goes to Ketep". Kegiatan ini udah direncanakan beberapa waktu lalu oleh beberapa anak.


Pukul 08.30 sekitar 40 anak udah berkumpul di gerbang selatan SMA3. Alhamdulillaah lumayan banyak yang ikut. Oiya, waktu pertama kali denger rencana ini, anak2 68 udah pada pesimis duluan, "ah wacana...wacana...", eits terealisasi beneran kan ;)

Okay, pukul 8.45 rombongan 22 motor berangkat dari SMA3 menuju Ketep. Yeah! Yang laki2 boncengin yang perempuan. Perjalanan memakan waktu sekitar 75menit, di tengah jalan Fattah nyusul naik motor.
Pukul 10.00 rombongan sampai di Ketep Pass. Tiket masuknya Rp7500,-. Di dalem, rombongan muter2 sebentar, foto2, terus makan. Pukul 12.00, beberapa anak udah mulai bosen karena keringat belum ada 1 tetes pun. Plis deh, touring bro, touriiiing. Masak gak keringetan sama sekali??

Rombongan sampai di Ketep Pass. Itu cuma sebagian lho.
Acha & Mimi waktu makan di Ketep Pass
Okay akhirnya setelah makan selesai, rombongan memutuskan buat ke air terjun yang ada di daerah itu juga. Sekalian cari mushalla karena mushalla yg di Ketep Pass penuh bgtz. Air terjun yg kita datangi namanya Kedung KhayanganAnd the adventure begins...

Dari Ketep Pass, rombongan naik motor ke Kedung Khayangan. Jaraknya sekitar 3km. Sampai di sana, bayar retribusi lagi Rp2500,-, tapi karena kita rombongan, kita dapet diskon B-) Kita cukup bayar Rp100.000,- aja. Hore!

Sekitar pukul 12.30 rombongan shalat dhuhur. Sempat kita kaget karena hujan turun, hampir deras. Tapi alhamdulillaaaah banget, selesai semua shalat hujannya pergi dan langit cerah! :-D
Letak air terjunnya di bawah bukit. Karena kita parkir di atas, kita mesti menuruni jalan setapak sepanjang bukit kira2 300m. Treknya tanah berbatu, agak licin tapi semua alhamdulillaah sukses sampai bawah. Turunnya aja udah capek, gak bisa bayangin ketika naik =.=



Acha, di perjalanan turun ke Kedung Khayangan. Masih bisa senyum2 ._.
Di bawah, kita foto2 di bebatuan sekitar air terjun. Sumpah, subhanallaah pemandangan indah banget. Air terjunnya keren, tapi nggak pada basah-basahan di sana.
Oiya, di sana banyak cowok-cowok gondyes bawa pilox untuk ngevandal di batu-batu. Omaigat, that's soooo disgusting. Norak bangetttt. Selain itu, orang pacaran di mana-mana. Ngek.

Sampai di bawah, foto2~
Pasukan perempuan \m/ tapi itu cuma sebagian :(
Okay, sekitar pukul 14.30 rombongan balik ke atas. Nah ini... NAH INI! Ini super-duper-jos-gandos-huooo. Treknya menanjak terus, as I said before, berbatu, lumayan panas. Dahsyat pokoknya. Hampir putus asa di tengah jalan, "kayaknya udah nggak kuat nih, sumpah, ya Allah ampuni dosaku...", tapi sadar kalau gak naik gak bakal bisa pulang juga, gimana dong -_-
Then I push and I push myself. Yang paling berat justru ketika jarak tinggal 5m ke atas. Itu...itu... Unexplainable. Kalau badanku ini HP, pasti udah bunyi piiip piiip piiip karena battery (totally) low.

SAMPAI! Bangga bisa melalui perjalanan itu. Yaa, ternyata aku bisa xD But I admit, aku belum bisa jadi anak2 pecinta alam. Masih level cetek broo. Hahaha. 15 menit rombongan istirahat, ngembaliin nafas yang tadinya udah sampai ubun-ubun. Ngembaliin detak jantung ke tempo semula.
Pukul 15.00 rombongan pulang dari Kedung Khayangan. Di tengah jalan rombongan berniat mampir ke masjid untuk shalat ashar dan nunggu Ghozi yang motornya agak bermasalah. Tapi aku & Toper harus segera pulang karena Toper harus ke gereja pukul 17. Yaudah kita duluan~

Di tengah jalan..... Hujan dereeeeeees! Aku & Toper neduh dulu beberapa kali, akibatnya waktu nggak terkejar. Karena udah terlalu lama nunggu hujan, pas udah sedikit reda, kita terobos hujannya, pakai mantol sih~ Sampai sekolah malah bareng sama yang lain xD
Pukul 17.00 aku dan rombongan sampai sekolah. Alhamdulillaah semua selamat, utuh. Sampai rumah kaki cenat-cenut dan dilabuhi kapal...*tuk tik tuk tik*... Tapi di samping itu semua, puasssss banget. Ini baru namanya refreshing pasca UAS. Pengalaman gak terlupakan, touring 68!

68 di bawah Kedung Khayangan \m/ lagi-lagi nggak lengkap -_-

Buat para antek-antek 68 yang kemarin gak ikut, kalian kehilangan satu momen spesial :P

photos by Ardita Wiratama

August 27, 2012

Seminggu Besok Tidak Berat

27 Agustus 2012 | 21.10 WIB

Time is running quickly, quicker than I thought.
Rasanya baru kemarin saya menyambut Pra-MOP 2012, dan besok saya sudah menginjakkan kaki di masa PPLB 2012 yang notabene berjarak satu bulan.
Kaget.
Waktu, kamu sangat cepat berjalan ya.
Jujur, sebagai salah satu panitia, saya  n e r v o u s  b e r a t ! ! !
Saya mencoba berpikir positif terhadap diri saya sendiri, saya berusaha yakin bahwa saya telah melakukan yang terbaik.
Saya mencoba berpikir positif terhadap Tuhan, yap, selalu. Tuhan telah membantu saya hingga saat ini, maka insyaAllah Dia pun akan membantu saya esok dan seterusnya; bantuan Tuhan beragam bentuknya.

Saya ingin memberikan yang terbaik bagi Padmanaba di tahun terakhir saya. Yap, tahun terakhir.

WHOAAAA, kampret SMA kok cepet banget siiiiih??????!!

Okay, saya kembalikan ke topik awal.
Seminggu ke depan? P-P-L-B.
Sebuah agenda sekolah saya, pembinaan bagi para 'new-comers' alias anak-anak kelas X.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Semoga berjalan lancar, tujuan seluruh panitia tercapai. Semua pihak dapat positive-impactnya. Aamiin.
Mari siapkan semua barang bawaan untuk besok. Hap hap!
Semangat!

August 1, 2012

Saya, sebagai Padmanaba 68

August, 1st, 2012
Padmanaba without sixty eight, is still Padmanaba.
But sixty eight without Padmanaba? Not more than just a bullshit.
Yep, that's true.
For me, Padmanaba is a united. Padmanaba is one big thing, and every part definitely can't standing alone. Really. 68 is great, because we are part of Padmanaba, because there are 67, 66, and the others. And so is another generation. We are completing each other, supporting each other, live with Padmanaba's rule in Padmanaba's world.
I'm glad and I'm proud of it. I'm proud to be a part of Padmanaba...

Saya bangga berada di Padmanaba, dimana mereka, para orang hebat, berkumpul dan berbagi ilmu.
Saya akui, teman-teman saya di Padmanaba betul-betul para orang hebat. Pemikir yang jenius. Penasehat yang rendah hati. Beberapa adalah pemimpin yang bijaksana. Beberapa teman yang setia. Saya tidak tahu diri saya termasuk di golongan apa, yang jelas, saya bangga berada di tengah-tengah mereka.

Saya bangga berada di Padmanaba, dimana pluralitas dijunjung tinggi, dan batas-batas dileburkan. Dalam arti positif tentunya. Padmanaba benar-benar sekolah yang unik. Kami, yang berada di dalamnya, benar-benar beragam warna, beragam rasa, beragam visi, beragam cara. Tapi kami semua bersatu dan berbaur, meleburkan batas-batas yang ada, namun tetap mempertahankan ciri khas masing-masing. Pluralis, itu yang tertanam pada kami. Sekali lagi, dalam arti positif pastinya. Kami para muslim, tidak ragu bergaul bersama mereka para Kristen,Katolik,Hindu (kebetulan tidak ada yang beragama Budha). Mereka yang non-muslim pun sangat terbuka pada kami yang muslim. Tanpa ada rasa canggung, kami nongkrong di basecamp manapun.
Setiap orang dari kelompok apapun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terdepan. Ini sungguh-sungguh terjadi, bukan hedon saya belaka! Ketika saya merenungi ini pun, saya kadang masih tidak habis pikir, bagaimana bisa 'sistem' seperti ini tercipta, keadaan se-colorful ini berjalan tanpa ada yang diributkan. Saya bangga.

Saya bangga berada di Padmanaba, dimana kemampuan saya benar-benar diuji, dan kualitas diri menjadi modal sekaligus senjata. Tiga tahun memang tidak ringan, itulah sebabnya ada modal dan senjata. Pada mulanya, kualitas diri Kami, Padmanaba 68--sebagai anak lulusan SMP-, masih sangat perlu diasah. Modal ini kami pegang erat dan kami kelola sebaik yang kami bisa. Dengan uluran tangan kakak-kakak angkatan kami, yang selalu menggenggam kami, sedikit demi sedikit batu yang tadinya keras dan pepat, dapat dipecahkan dan lebih bermanfaat.
Kualitas diri ini, modal ini, sudah beralih menjadi senjata, senjata dalam mempertahankan diri dan melawan segala halangan. Senjata ini kami genggam erat, dan terus kami asah agar tetap tajam.

Sekarang saya dan Padmanaba 68 lain sudah memasuki tahun terakhir kami. Bahagia sekaligus sedih. Bahagia, proses kami selama ini memang membahagiakan. Senyum, canda, tawa terurai lepas, meski terkadang air mata pun tak ragu datang. Overall, ini membahagiakan. Tetapi kami sedih, dengan semua yang telah kami dapat, apa yang sudah kami berikan untuk Padmanaba? Mungkin saat ini belum, tapi jika saatnya tiba, kami akan kembali dan menunjukkan diri kami.
Camkan ya, Padz :)

May 25, 2012

Jadi inget... Perjuangan Ng-event

Jadi inget.....
`Pagi-pagi sebelum berangkat ke sekolah, mampir Pasar Serangan utk beli dagangan.
`Siang-siang stress karna jualan enggak habis, padahal dikejar target.
`Cari donatur dari satu toko ke toko lain, berharap ada yang dermawan, biar target perminggu terpenuhi.
Once, Usda...

Jadi inget.....
`Pulang sekolah, bareng HumPub lainnya nempelin poster di Sedayu yang jauhnyaaaa, dan hampir tiap hari.
`Menghampiri pos ronda demi pos ronda untuk nempel poster Sunmas.
`Ke 4 kantor kelurahan untuk nyebarin surat ijin & invitasi.
Once, Publikasi...

Bahkan yang hanya satu kali pun sangat penuh keringat, kesan, pengalaman, perjuangan.

Jadi inget.....
`Betapa repotnya dapet tugas ngurus 4 media sekaligus.
`Ngatur waktu, hari ini ke koran ini, besok ke koran itu dan radio ini, besoknya ke TV ini.
`Harus nggenjrit ke Jl. Wonosari KM 9, ngasih proposal di pos satpam, lalu pulang.
`Nangis disuruh ngurusin Jogj*TV, jauhnya minta ampun, mbaknya jutek banget.
`Ke Kota Bantul(bener-bener di kotanya), ngurus 1 radio, dan akhirnya cuma dapet 1 adlips/hari H-5. Kampret.
`Jadi koordinator, alhamdulillah, dengan pasukan yang oke.
`Jadi koordinator, tapi nggak ikut bertugas di hari-H karena jadi pemain teater.
danmasihbanyaklagi 
Many times, HUMAS.

Kenapa HUMAS? Idk.
Sekali coba di PadFunbike2010 langsung ketagihan hehehe.
Dan sekarang aku jadi pengen kuliah di Komunikasi. Terima kasih Padmanaba.

This post is inspired by my twitter timeline recently, full of #PSIKOPAD7 and #LustrumXIV.
What are #PSIKOPAD7 and #LustrumXIV? CLICK!

May 10, 2012

Kartini a la Padmanaba

Yep! Suddenly, I'm in a mood for posting, jadi harus segera disalurkan, biar nggak mubadzir ;)
Now I'm gonna post about the celebration of Kartini's Day in my school, Padmanaba.
This celebration is called PPHK (Pekan Peringatan Hari Kartini).

SOCIAL GIRLS!!! But without Shafa & Putrek -_-
PPHK is obviosly special. First, the whole school ppl wearing traditional outfit, uuu Kebaya dan Surjan bersatu tak bisa dikalahkan #opoh. Second, there is a flag-raising ceremony, and all the crew is woman! Third, those free consume, ahahaa~. And the fourth is, there are many contest between classes, dua angkatan yang berpartisipasi :D

Acha & Shafa, flag-raising ceremony, midfield.
Upik, Nafit, Acha, Shafa, Pak Rudy
photos by Pak Rudy

intermezzo...
Not all person is excited with Kartini's Day. Hmm. But I'm the excited one, ahahaa. I love wearing Kebaya! Doesn't matter with that little make-up on my face. And it's OK for me to wear that 'jarik', and hard-to-walk instead. Itu semua kan emang so woman stuff, no problemo ;)

Beside that, it's obvious that there's no actually relation between Kartini's Day and Traditional Outfits. But...come on, it's OK to wear 'em, toh jarang-jarang kan. Hitung-hitung sekalian menghargai dan melestarikan budaya Indonesia #tsaaahh.

Acha. Taken by Siti kalo nggak salah
Ok then, back to PPHK...
This year PPHK was held on Sunday, April 23rd 2012. Yeaah, 2 days after the-real-date (April 21st) haha. As usual, di PPHK kali ini I was wearing a traditional outfit called Kebaya. I wore a white Kebaya, purple long-torso, and white veil. I had no idea about the shoes, so I was just wore my brown wedges.

Bhapad69 girls, showing their formation
There, Padmanaba 69 was the flag-raising ceremony doer. The middle field of my school became soo colorful by those traditional outfit's colour :-D After that, there was Dimas-Diajeng contest. The winner was Ardita as the Dimas, and Roro as Diajeng. Both are Padmanaba 68.

Eat-Maicih contest. One word, EDAN.
Moreover, there were also Eating-Maicih contest and Boy-Girlband. Every class was sending their 'delegation' haha :)) There was also free consume for everyoneeee! Es Cendol + Ice Cream, but I wasn't taste 'em even a drop, bcs I was still in a carantine-of-fried-food-and-cold-drinks fo my play, Antigone :(

Es Cendol. Yummy and sexy, but I cudnt taste it :(
photos by Siti Budhiarso

Aku cuma bisa menelan ludah melihat temen-temen minum Es Cendol & Es Krim dengan lahapnya. Tapi gapapa, daripada aku mengonsumsi itu kemudian menyesal waktu pementasan karena suara habis? hahaha :D


Pokoknya PPHK selalu menyenangkan, for me! Terima kasih para panitia hehe.
foto menyusul

April 30, 2012

Antigone Jubah Macan - April 28th 2012

My last show had just ended. My last performance in high school, but maybe it wasn't my last performance in my life. I hope God will give me another chance to be on the stage again another time.

scene 1:
Opening Act, a small theatre which played before the open gate
Polyneikes (blue), fiercely fight his lil brother, Eteokles (red)
Thebes's people


Everything went great, there was just a lil problem with the curtain in the begining, but that didn't matter. I do satisfied with this show. I'm proud of myself, I'm happy to be Antigone's crew, no regret!

scene 2:
Antigone asks her lil sister, Ismene (me) to bury their big brother, Polyneykes, but Ismene ignores it.
All of my sacrifice, my struggle in last 4 months were paid! Those process gave me so many experience, knowledge, mental therapy (whatt??). It was hard, it wasn't easy at all, I should not eat fried-food, cold drinks, and many more for more than 4 months. Daaaamn, but I enjoyed it xD

scene 3:

Kreon, the antagonist character here, the leader of Thebes announce that the dead-body of Polyneikes was forbidden to be buried bcs Kreon think that Poly was a backstabber.
Thebes's Senator caught Antigone who buried Polyneikes's dead-body
My mom couldn't watch my show, again, for the third times. Thank you.
When my friends just announce their mother's presence, and I was just like.... Oh, okay, my mother.... forget it.
I was trying my best to perform the best, my performance was dedicated to my best friend, my sister who watched me, and the boy who choosed to watch my show then his favorite band's concert.

scene 4:
Capitan is bringing Antigone to the courtroom. There, is declared that, Antigone will  arrested in the cave until her death.
Ismene is accused that she also buried Polyneikes
The closeness between Jubah Macan 68 with JM 69 can't be denied anymore. We're not like seniors with juniors, we just like "Oh we're same, except our age". One of the sources of my power was this closeness. Without it, the more-than-4-months-workout might kill me....

scene 5:
Haemon, the fiance of Antigone, asking his father, Kreon, to excuse Antigone.
But Kreon get mad of that. He thinks that Haemon is such a coward
In one side, I'm happy to know that this is ended. But at the other side, I'm sad to know that this is the end. I'm recently become a Macan-Tuo, a predicate for those who already hels a big-show aka pentas besar. I think I already gave some not-bad examples to my juniors, how to keep an extracurricular to still productive and take care of it just like my own family.
Good luck JM 69! I'm sure you all are better than JM 68, so prove it! :)

scene 6:


my mistake, I forgot to wrote the 6th scene before XD
so I add it now...
Antigone is treated like an amimal by Kreon, it's seconds before Antigone shud enter the death cave

Ismene and Thebes people rise and against Kreon and his rule
Yeaa... this is awkward ._. How cud I forget this scene last time??? This is one of the important scene in the show. LOL.
And now I dunno what to say in this paragraph (obviously I made this paragraph). So...uhm, just enjoy this post -_-

scene 7:

Haemon finally out of city. Eurydice, Haemon's mother, becomes mad of this. And she leaves Kreon alone.
Tiresias and Trubadurs. They're the fortune-teller of Thebes. They convince Kreon that what He had done was wrong.
A thousand and sixty-nine tickets are sold. Alhamdulillah.
Whoaaaaa I'm writing a long long post XD
I'm not gonna extend it anymore, sooooo this is the climaxxx of the show!

scene 8:
Thebes's people dancing their sacred dance to hail the exemption of Antigone.
Kreon and the warriors come in and bring some offer. When the cave is opened.....

.
.
.
ANTIGONE IS DEAD, HANGING HERSELF IN THE CAVE!
Such a tragedy....
Special thanks to
ALLAH SWT
Sophocles who made this giga-great script
Mr. Sugeng Prihatin
All of Macan Tuo who were willing to help us, and pray for us
Family, best friend, friends
JM 68 & JM 69
ENTIRE PADMANABA
SMM, Paspad, Musics
All of people who helped us to make this show
All the audiences.
THANK YOU SO MUCH! I LOVE YOU ALL!

April 26, 2012

2 Hari menuju Antigone

26 April 2012

Bergidik rasanya hati ini, mengingat lusa adalah hari besarku. Tidak hanya hari besarku, tapi juga seluruh Teater Jubah Macan Padmanaba.

ANTIGONE


Pentasku, pentas kami, pentas yang sudah kami perjuangkan selama kurang lebih empat bulan. Ini pun pentas terakhirku. Aku ingin mempersembahkan yang terbaik.
Bismillahirrahmanirrahim.
Seluruh pikiranku, tenagaku, waktuku, akhir-akhir ini hanya untuk Jubah Macan.

BESOK ADALAH HARI-H #1, GLADI RESIK!

I'm soooo excited for this! Besok pun aku tidak hanya sebagai pemain, tapi mengurusi urusan kehumasan. Yeah, I'll do my best :)

Banyak dukungan untuk kami para tim #Antigone2012, dari luar maupun dalam Padmanaba. Terima kasih. Betul-betul menyenangkan ketika banyak yang mendukung kami, melihat kami berlatih, mendoakan kami agar sukses.

Harapanku untuk para penonton besok Sabtu adalah......mereka menangis! xDD
Karena jika mereka menangis, berarti kami sudah berhasil membawakan pesan dari naskah "Antigone" ini. Yeah!

Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta
28 April 2012
"ANTIGONE"
Presented proudly by Teater Jubah Macan Padmanaba

April 11, 2012

Rumput Tetangga Lebih Hijau?

Ketika SMP, aku bertanya-tanya akan jadi apa masa SMA-ku. Aku suka membayangkan hal-hal indah terjadi. Ketika itu, hal-hal indah yang ku maksud adalah ke mall jalan-jalan, nonton film, karaoke, dan lainnya. SMA itu indah, bisa lebih bebas dan..... ah, asik pokoknya!

Tapi sekarang, di masa SMA-ku yang sebenarnya, semua itu salah!
Bukan, jangan negative thinking dulu. Bukan masa SMA-ku yang tidak indah. Semua hal-hal indah yang dulu ku bayangkan memang tidak sepenuhnya terjadi. Di SMA-ku, aku tidak melulu ke mall, jalan-jalan, nonton film, karaoke, dan sebagainya. Bahkan aku jarang melakukan itu semua.

Sering kali aku melihat teman-temanku menulis di akun twitternya, "@ XXI, otm ___", atau "@ (rumah makan) with 5 others" dan semacamnya. Yak, mereka melakukan hal-hal indah itu, yang aku tidak selalu bisa lakukan. They enjoy their high school period, now... Ada rasa iri, kenapa aku nggak sebebas itu? Kenapa waktu untuk bersenang-senang itu terbatas?
Rumput tetangga terlihat lebih hijau....

Tapi kemudian aku mencambuk diriku sendiri, agar kembali ke kenyataan. Berpikir realistis dengan visi beberapa langkah lebih maju.

Hal-hal indah itu salah kaprah!
Yang ada di SMA-ku adalah hal-hal indah yang sebenarnya. Yang bertahan lama, bukan indah sebatas sekelebatan mata. Aku tidak ke mall jalan-jalan, tapi aku ke kantor-kantor media dan melakukan kerja sama. Aku tidak melulu nonton film, tapi aku jadi tontonan di pentas teater sekolah. Aku pun tidak ke karaoke bersama teman-teman, tapi aku talkshow di radio-radio lokal untuk promo event. Aku menyanyikan kebahagiaan bersama Padmanaba, Padmanaba 68.

Aku bohong, apabila aku berkata itu semua tidak berat. Ya, itu berat, tapi aku menikmatinya. Karena aku yakin, suatu hari hal-hal indah ini lah yang akan membawaku ke kehidupan yang sebenarnya, lalu menemaniku untuk menakhlukkan hidup, dan memenangkannya.
Rumput tetangga lebih hijau? Silakan, tapi rumput tetangga tidak lebih subur.

April 4, 2012

Jubah Macan presents ANTIGONE



@ Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta
28 April 2012 | Open gate 18.45


HTM VVIP 35k, VIP-A 30k, VIP-B 25k, Festival 15k
Ticket box only at aula SMA Negeri 3 Yogyakarta

CP: Shafa 08562938226 | Ela 085643220030
further information: @jubahmacan | http://padmanaba.or.id


p.s. Tiket VVIP bagian tengah udah habis lhoo
grab 'em faaaast!!!

March 23, 2012

Antigone, Ranjangmu Batu Dikubur Sepi


scene1:
Melawan hawa buruk, senang derita kau peluk
Gubuk dan puri, angin mentari
Tak lelah ragamu ini
Yang hidup yang mati, manakah yang kau yakini?
Hati dan sanubari...


source: victoriaiburke.com 
scene3:
Namun Thebes bagaikan ular
Membela gerbang yang dibakar
Tujuh pendekar melawan gerbang...

Dan kita usir, nan kita kejar

Kita tombak lalu kita pedang

Perisaimu hilang, pahlawanmu, tumbangkah kita?
source: ancienthistory.about.com

scene6:
Kekuatan apa gerangan, yang mengisi pipi gadis itu?
Yang memberi seribu mimpi, yang menghiasi bumi
Hancurlah sudah undang-undang, bencana tiada terbendung jua
Air mata kami meleleh ke pipi...

source: mlahanas.de

scene9:

Teranglah dunia! Kenanglah kami!
Kisah hidupku yang tak tunduk, yang menuntut dan menentang
Jadilah saksiku! Di fajar nanti
'kan kita bela, kita bawa 


 Manusia adalah manusia
Manusia bukanlah hewan, yang bisa dibangkaikan
Manusia pun bukanlah tanaman, yang bisa dipaksa diam...

February 26, 2012

Tiring but F.U.N

*alarm bunyi*
Sedikit ngucek-ucek mata dan, WALLA! Langsung bangun dengan penuh semangat. Gak kayak biasanya --yang butuh waktu + 15 menit- pagi ini cuma butuh 20 detik buat lepas dari kasur. K.e.n.a.p.a? Karna gak sabar ngejalanin agenda hari ini!

Setelah solat subuh, aku sms Zaki:
Udah bangun?
1 menit... 2 menit... gaada jawaban.
"Waduh jangan-jangan belom bangun nih kebo..." batinku.
20 menit kemudian, datenglah sms balesannya. Alhamdulillah -__-
Pagi ini aku sama Zaki berencana lari pagi di pelataran UGM (as a couple of ex, kalo kata Zaki) hehe. Pukul 06.41 Zaki udah sampe depan rumah. Kita cuss ke UGM.

Sampe di sana, dia malah ngajak 'nengok' Sunmor. Itu lho, pasar murah mingguan yang ada cuma setiap Sunday Morning di pelataran UGM. Setelah parkir motor, cuma 5 menit di sana, kita balik lagi ke motor dan kembali ke niat awal >> Lari Pagi.

Kira-kira suasana sunmor. Source: Google
Sialnya... Kita sama-sama bingung gimana keluar dari kawasan itu -__- Kita coba lewatin jalan-jalan yang ada --bermodal feeling- dan mblusuk a.k.a kesasar. Setelah tanya-tanya, akhirnya nemu jalan Kaliurang. Lega. Kita pun langsung ke kawasan lari pagi di UGM (Lapangan Grha Sabha). Sampe sana kita lari.... 2 putaran. HAHAHA. Maap yaa, aku 2x putaran aja udah teler xD

Grha Sabha & Pelatarannya. Bagus Kaaan? :D Source: Google
Setelah lari dan ngobrol ngalor ngidul, 08.00 kita cari sarapan. Kita makan di Buryam Syarifah yang super lezat tapi porsinya dikit itu *ups. Makannya dilama-lamain soalnya nunggu jam sembilan --waktuku latihan JM. Karena bosen, kita langsung pergi aja, arah motornya sih ke sekolahku, tempat latihan JM, tapi karna belom jam sembilan, kita muterin Lapangan Kridosono dulu 3x. Hahaha. Habis itu nunggu di depan Telkom, ngobrol sebentar.

Bubur Ayam Syarifah. Source: Google

JAM SEMBILAN PUN TIBA. Jeng jeng.....
Agenda ke-2 yang aku tunggu-tunggu hari ini: Latihan rutin JM bareng alumni. Dari kemaren, aku udah nyebar sms ke temen-temen JM angkatanku & angkatan bawahku untuk ikut latihan ini. Entah aku yang terlalu cinta sama JM, atau temen-temen JMku seangkatan yang..... begitulah, aku dateng tadi mewakili JM angkatanku yang notabene lagi menggarap sebuah pentas besar.
Please, menurutku larut kali ini bakalan kasih banyaaaak ilmu, apalagi kita bisa ketemu sama kakak-kakak JM yang udah jauh lebih banyak pengalamannya. Untuk pentas, kita butuh banyak ilmu, tapi kok antusiasmenya..... hmm, kalo anak sekarang sih, cukup tau :)

Dengan badan setengah teler karna lari di UGM tadi, aku jalan masuk ke gedung sekolah, lalu Arga Bagya. Beberapa Macan Tuo*) udah dateng. 10 menit kemudian, pembimbing kami, Pak Sugeng rawuh dan memulai latihan kali ini. Yunowat?
"Yuk kita sekarang lari", ajak Pak Sugeng.
Lari muter sekolah 1x, shoes off....
Oke! Sambil ngumpulin semangat, sesekali aku ngelirik pintu, berharap ada temenku yang dateng lagi.
Setelah lari, tetep gaada temen seangkatanku yang dateng. Haha, yasudahlah.
Larut dilanjutin dengan olah tubuh roll depan&belakang, koprol, kayang. Huaaaa, ngeri tapi asik :D Aku sih emang dasarnya suka sama hal-hal semacam itu --roll depan, koprol, dll.
Tapi tiba-tiba..... JENG!
"Kayaknya ototku ada yang ketarik...." batinku.
Huwah we. Tapi dengan gaya sok cool, aku bilang aku gapapa.

Tapi emang gapapa sih. Aku percaya, a pain will be worse if, and only if, we think it will be. Kalau kita bisa positive thinking dan gak melebih-lebihkan rasa sakit/penderitaan yang kita alami, rasa sakit itu akan menghilang dengan sendirinya, dilawan oleh keoptimisan kita
Ini yang bikin aku benci banget sama orang yang nyakit. Melebih-lebihkan rasa sakit yang dia rasain, padahal yo biasa wae. Hah.

Tapi latihan tetep berlanjut, kali ini latihan suara & prep. Prep dipimpin oleh Pak Sugeng, dilanjutkan Bang Popo. Selesai Prep, tiap orang disana disuruh berpasangan perempuan&laki-laki. Akhirnya aku bareng Mas Bayu, @dianrockmad, Padmanaba65. Kita suruh akting dengan dialog yang dilagukan. Seru, soalnya aku belom pernah hehe.




Jam 12.30, latihan selesai. Aku langsung pulang, bringing lots of fun and experience, and of course knowledge. Aku pulang naik Trans Jogja, tepatnya 2B (biar rutenya panjang dan bisa tidur di bis) :evillaugh:
Gak cuma itu, sekarang aku nulis dengan badan pegel-pegel karena olah tubuh yang berlebihan (berlebihan buat porsiku maksudnya).
Tapi terima kasih banyak buat Mipi, minyak pereda pegel yang jadi sahabatku sejak Karwis 68. You are my hero :')


Pokoknya hari ini super! Salam super! - Sarah Teguh...... #ngok